Polsek Jongkong Edukasi Pelajar SMAN 1 Jongkong tentang Bahaya Kecanduan Game Daring dan Stop Bullying
Kapuas Hulu – Dalam rangka mendukung kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Polsek Jongkong melaksanakan sosialisasi mengenai dampak negatif kecanduan game daring (online game) dan pencegahan bullying kepada para siswa baru SMAN 1 Jongkong, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.15 WIB hingga 12.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Jongkong AIPDA Indra Sapirun bersama Bhabinkamtibmas Polsek Jongkong BRIPTU Mohd. Tarmizi, S.H., serta didampingi oleh dewan guru SMAN 1 Jongkong.
Dalam kesempatan tersebut, AIPDA Indra Sapirun menyampaikan materi mengenai dampak negatif kecanduan game daring. Para siswa diberikan pemahaman bahwa kecanduan game online dapat mengganggu kesehatan fisik, seperti gangguan penglihatan, pola tidur yang tidak teratur, hingga menurunnya daya tahan tubuh. Selain itu, kecanduan game juga berdampak pada kesehatan mental, seperti sulit berkonsentrasi, mudah marah, kecemasan, hingga berpotensi menimbulkan perilaku agresif.
Tidak hanya itu, para peserta juga diberikan edukasi mengenai dampak sosial dan akademik akibat kecanduan game, di antaranya menurunnya prestasi belajar, berkurangnya interaksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar, serta pemborosan waktu dan biaya untuk kepentingan permainan daring.
Sementara itu, BRIPTU Mohd. Tarmizi, S.H. menyampaikan materi mengenai pencegahan bullying. Para siswa diajak untuk memahami berbagai bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, sosial maupun melalui media digital. Selain menjelaskan dampak psikologis yang dapat dialami korban, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya saling menghormati, menjaga toleransi, serta berani melaporkan apabila mengetahui atau menjadi korban tindakan bullying.
Melalui kegiatan ini, Polsek Jongkong berharap para pelajar mampu menggunakan teknologi secara bijak, menghindari kecanduan game daring, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang sehat, disiplin, bertanggung jawab, dan berprestasi.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para peserta didik.
0Comments
Komentarlah dengan bijak