REMBUK STUNTING DAN MUSDES RKPDes 2027 DESA MUJAN, WUJUDKAN PEMBANGUNAN DESA YANG SEHAT DAN BERKUALITAS
Boyan Tanjung – Pemerintah Desa Mujan, Kecamatan Boyan Tanjung, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting dan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 pada Rabu (17/6/2026) pukul 08.30 WIB di Gedung Serba Guna Desa Mujan.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Kecamatan Boyan Tanjung, jajaran Polsek Boyan Tanjung, Pemerintah Desa Mujan, Puskesmas Boyan Tanjung, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, kader Posyandu, kader Posbindu, serta masyarakat setempat. Hadir pula Kapolsek Boyan Tanjung IPDA Egidius Egi, S.H., M.H. bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Wahyu Januardi.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Kepala Desa Mujan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Mujan menekankan bahwa rembuk stunting merupakan forum penting untuk menyatukan komitmen bersama dalam mencegah dan menangani stunting, yang tidak hanya berkaitan dengan kesehatan tetapi juga masa depan generasi penerus desa.
Pihak Kecamatan Boyan Tanjung menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Mujan atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen membangun desa yang maju, sehat, dan sejahtera. Disampaikan pula bahwa penanganan stunting membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.
Kapolsek Boyan Tanjung dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Musdes dan rembuk stunting memiliki arti strategis karena menjadi wadah bersama untuk menyusun prioritas pembangunan desa serta mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting dan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas Boyan Tanjung menjelaskan bahwa stunting dapat memengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan kecerdasan, hingga produktivitas anak di masa depan. Oleh sebab itu, diperlukan langkah nyata seperti peningkatan pelayanan kesehatan ibu hamil dan balita, pemenuhan gizi, optimalisasi Posyandu, perbaikan sanitasi, serta edukasi pola asuh yang baik.
Dalam sesi Musdes, Sekretaris Desa Mujan memaparkan materi RKTL dan usulan prioritas pembangunan desa tahun 2027. Dari hasil musyawarah, disepakati sejumlah program prioritas, antara lain peningkatan bendungan air bersih, pengadaan infocus desa, rabat beton halaman perpustakaan, rabat beton jalan poros Dusun Menin, perluasan rumah keranda kuburan, pencucian parit, pengadaan air bersih Dusun Menin, peningkatan gedung PAUD dan Posyandu, serta penambahan ruang kelas SD di Dusun Menin dan UPT.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara Rembuk Stunting dan RKPDes sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa yang lebih baik. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.40 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah desa, unsur Forkopimcam, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Mujan yang sehat, mandiri, dan sejahtera, sekaligus menciptakan generasi masa depan yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
0Comments
Komentarlah dengan bijak