MONITORING DEBIT AIR SUNGAI DILAKUKAN PERSONEL POLSEK SILAT HULU SEBAGAI LANGKAH MITIGASI BANJIR
Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, personel Polsek Silat Hulu melakukan pengecekan debit air di sungai wilayah Nanga Dangkan secara berkala. Pemantauan ini dilakukan untuk mendeteksi dini potensi banjir yang dapat mengancam pemukiman warga di bantaran sungai, Kamis 12 Maret 2026.
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian menuturkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggap bencana. Informasi debit air sangat penting untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat.
Dalam pengecekan tersebut, petugas melihat secara langsung ketinggian air dan kecepatan arus sungai. Sejauh ini, kondisi air masih dalam batas normal, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan terutama jika hujan turun di daerah hulu.
Petugas di lapangan juga menyempatkan diri berdialog dengan warga yang tinggal di pinggir sungai agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem. Evakuasi mandiri disarankan jika air mulai meluap ke pemukiman.
Koordinasi dengan pihak desa juga diperkuat untuk memastikan jalur komunikasi evakuasi berjalan lancar jika terjadi keadaan darurat. Data hasil pemantauan dilaporkan secara berjenjang ke pimpinan pusat.
Selain banjir, petugas juga memantau potensi longsor di tebing-tebing sungai yang rawan akibat pengikisan air. Upaya preventif ini diharapkan dapat meminimalisir kerugian materiil maupun korban jiwa.
Kapolsek AKP Jaspian menegaskan bahwa keselamatan warga adalah hukum tertinggi. "Kami akan terus memantau situasi alam dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap segala kemungkinan bencana," pungkasnya.
0Comments
Komentarlah dengan bijak