Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum
Kapuas Hulu — Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di kawasan konservasi, personel gabungan melaksanakan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS), Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (24/8/2026).
Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan personel Polsek Batang Lupar, Koramil Batang Lupar, Kecamatan Batang Lupar, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
Adapun personel yang terlibat di antaranya Aipda Haryanto dari Polsek Batang Lupar, Serma Oken Simatupang dari Koramil Batang Lupar, Thoni dari Satpol PP Kecamatan Batang Lupar, Akhmad Syarifudin dan Sugeng Agus Priyanto selaku Manggala Agni Pemula beserta tim pemadam Manggala Agni, serta Dicky dari Masyarakat Peduli Api Desa Sepandan.
Patroli tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Kementerian Kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem BBTNBK dan DS Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Batang Lupar Nomor: S.06/T.4/BPTN.III/KSA/B/08/2026 tanggal 16 Agustus 2026 tentang Kegiatan Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dalam Rangka Mencegah Tindak Pidana Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum.
Dalam pelaksanaannya, tim menyasar masyarakat dan nelayan yang melakukan aktivitas mencari ikan serta masyarakat yang berwisata di kawasan TNDS. Petugas memberikan sosialisasi dan imbauan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, sekaligus menjelaskan bahaya Karhutla serta sanksi hukum bagi pelaku pembakaran.
Selain sosialisasi, petugas juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif sebagai “mata dan telinga” dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum.
Tim gabungan turut memasang banner berisi imbauan dan larangan pembakaran hutan di kawasan TNDS. Petugas juga melakukan pengecekan terhadap titik panas (hotspot) serta sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan dalam penanganan apabila terjadi kebakaran.
Kegiatan patroli terpadu berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung situasi di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum terpantau aman dan terkendali.
Melalui kegiatan tersebut, sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, Manggala Agni, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam upaya mencegah dan menanggulangi Karhutla, khususnya di kawasan konservasi Taman Nasional Danau Sentarum.
0Comments
Komentarlah dengan bijak