CEGAH KARHUTLA, SISWA SETUKPA POLRI SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN DAN DAMPAK KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI EMBALOH HULU
Embaloh Hulu, Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Siswa Setukpa Polri yang tergabung dalam Satgas Edukasi Karhutla Polda Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan dan dampak Karhutla di Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut digelar di Aula Kantor Camat Embaloh Hulu dan dihadiri oleh unsur Forkopimcam, pemerintah desa, personel TNI-Polri, anggota Yon TP 927/UK, anggota Yon Walet Sakti 644 serta masyarakat dan tamu undangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekcam Embaloh Hulu EDWARDUS ERIK, S.T., M.A.P., Kapolsek Embaloh Hulu AKP RAJIMAN, Danramil 1206-05/EBU Pelda SUJIANTO, Siswa Diktukpa Polri AGUS SETIAWAN, OKTALUFIANDI, BENI dan ANDI M., Ps. Kanit Bintibmas Satbinmas Polres Kapuas Hulu AIPDA MARTINUS MARTONO M., para kepala desa, perangkat desa serta personel TNI.
Dalam sambutannya, Kapolsek Embaloh Hulu AKP RAJIMAN menyampaikan apresiasi kepada pihak Kecamatan Embaloh Hulu yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia juga menyambut baik kehadiran Siswa Setukpa Polri sebagai bagian dari Satgas Edukasi Karhutla Polda Kalimantan Barat.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam upaya mencegah terjadinya Karhutla serta memberikan pemahaman terkait pembakaran hutan dan lahan," ujar AKP RAJIMAN.
Sementara itu, Sekcam Embaloh Hulu EDWARDUS ERIK menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Ia menjelaskan bahwa meskipun di Kecamatan Embaloh Hulu tidak terdapat HGU atau lahan perusahaan, terdapat sejumlah wilayah yang memiliki lahan gambut dan perlu mendapat perhatian, khususnya Desa Langan Baru, Desa Ulak Pauk dan Desa SGM.
Ia juga berharap para peserta dapat meneruskan informasi yang diperoleh dalam kegiatan sosialisasi kepada masyarakat luas sehingga upaya pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama.
Dalam kesempatan yang sama, Danramil 1206-05/EBU Pelda SUJIANTO menegaskan bahwa TNI turut hadir dan berperan dalam upaya penanganan serta pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Embaloh Hulu.
Materi sosialisasi kemudian disampaikan oleh Siswa Diktukpa Polri AGUS SETIAWAN. Dalam penyampaiannya, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan untuk sementara tidak melakukan pembakaran lahan selama kondisi musim kering masih berlangsung.
Disampaikan pula bahwa dampak Karhutla dapat dirasakan secara luas, antara lain munculnya kabut asap yang mengganggu jarak pandang serta berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai aturan terkait ladang dengan kearifan lokal, hal-hal yang diperbolehkan maupun yang tidak diperbolehkan, pentingnya mengikuti ketentuan serta melaporkan rencana pembakaran kepada pihak terkait.
Masyarakat juga diajak bersama-sama menjaga lingkungan dan kampung dari ancaman api dan asap. Apabila menemukan potensi Karhutla atau membutuhkan informasi terkait pencegahan kebakaran, masyarakat dapat berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas maupun menghubungi layanan Call Center Polri 110.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dan selama pelaksanaan situasi berjalan aman, kondusif serta terkendali.
Melalui kegiatan tersebut, Polri bersama TNI dan pemerintah daerah terus mendorong partisipasi masyarakat dalam mencegah Karhutla serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
0Comments
Komentarlah dengan bijak