Rembuk Stunting Desa Nanga Embaloh Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini
Upaya percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting terus menjadi perhatian serius pemerintah hingga tingkat desa. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Desa Nanga Embaloh menggelar Kegiatan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026 di Kantor Desa Nanga Embaloh, Kecamatan Embaloh Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi serta merumuskan langkah strategis dalam menangani permasalahan stunting secara terpadu dan berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Embaloh Hilir M. Nasharudin, S.E., Kapolsek Embaloh Hilir yang diwakili Kanit Provos Aiptu Ikhwana Yusbar, Danramil Embaloh Hilir yang diwakili Praka Nedya Restu Pamungkas, Kepala Desa Nanga Embaloh Andi, S.Pd. beserta perangkat desa, Pendamping Desa Tomi Espendi, Ketua BPD Toni beserta anggota, kader Posyandu, serta perwakilan masyarakat Desa Nanga Embaloh.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Ketua BPD, Kepala Desa Nanga Embaloh, Camat Embaloh Hilir, dan Pendamping Desa. Suasana diskusi berlangsung aktif saat kader Posyandu memaparkan kondisi stunting di desa serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam upaya pencegahan.
Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai langkah promotif dan preventif yang dinilai efektif untuk menekan angka stunting. Beberapa program prioritas yang disepakati antara lain pemberian makanan tambahan bergizi berupa bubur ayam dan susu bagi ibu serta anak, penyuluhan dan konseling gizi, kegiatan parenting, hingga pelatihan bagi kader kesehatan desa.
Selain itu, upaya pencegahan juga diperkuat melalui pemberian Vitamin A dan obat cacing bagi anak, edukasi pola asuh yang tepat, serta peningkatan kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Posyandu, dan tenaga pendidik anak usia dini. Dukungan operasional dan insentif bagi kader kesehatan juga menjadi perhatian untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Camat Embaloh Hilir dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Rembuk stunting ini juga menegaskan bahwa pencegahan stunting merupakan program prioritas pemerintah, sehingga setiap desa diharapkan mampu mengalokasikan anggaran secara tepat sasaran untuk mendukung berbagai program intervensi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir rencana tindak lanjut yang konkret dan berkesinambungan guna menurunkan angka stunting di Desa Nanga Embaloh. Dengan sinergi yang kuat, generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas dapat terwujud.
0Comments
Komentarlah dengan bijak