POLSEK BOYAN TANJUNG HADIRI REMBUG STUNTING DESA NANGA BETUNG, DUKUNG PENCEGAHAN STUNTING SEJAK DINI
Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait pencegahan dan penanganan stunting, telah dilaksanakan kegiatan Rembug Stunting Tingkat Desa Nanga Betung, Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026 pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 08.00 WIB, bertempat di Kantor Desa Nanga Betung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tenaga kesehatan, aparat kepolisian, serta masyarakat setempat, di antaranya Staf Kecamatan Boyan Tanjung Umi Aulia, Kader Posyandu Desa Nanga Betung Tati Susanti, Kepala Desa Nanga Betung Ramli, Pendamping Desa Supian Rezki, personel Polsek Boyan Tanjung yang terdiri dari Kanit Provos Aipda Andi Firdianto, Kanit SPKT Bripka Enda Setiawan, serta Bhabinkamtibmas Brigpol Ria Safitri. Turut hadir pula Ketua BPD Nanga Betung Saparudin, perangkat desa, anggota BPD, dan unsur masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Nanga Betung, perwakilan Kapolsek Boyan Tanjung, serta perwakilan Camat Boyan Tanjung. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kader Posyandu Desa Nanga Betung bersama pihak Puskesmas Boyan Tanjung, yang dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab.
Dalam rembug tersebut, sejumlah permasalahan utama terkait stunting masih ditemukan di lapangan, di antaranya kurangnya edukasi tentang gizi, masih adanya ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) serta balita dengan gizi kurang yang belum mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus, belum optimalnya pemantauan pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri, serta perlunya peningkatan edukasi mengenai pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan.
Sebagai tindak lanjut, disepakati beberapa langkah strategis untuk menekan angka stunting di Desa Nanga Betung, antara lain peningkatan penyuluhan edukasi gizi, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil KEK dan balita gizi kurang, pemantauan rutin pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri, serta sosialisasi kepada keluarga mengenai pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi yang baik.
Adapun sasaran utama program pencegahan stunting ini meliputi bayi dan balita usia 0–59 bulan, ibu hamil KEK, balita gizi kurang, remaja putri, serta ibu hamil.
Kehadiran personel Polsek Boyan Tanjung dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. Selain menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung, kehadiran Polri juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Kegiatan rembug stunting berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Diharapkan melalui forum ini dapat tersusun langkah konkret dan berkelanjutan guna mencegah serta mengurangi angka stunting di Desa Nanga Betung.
0Comments
Komentarlah dengan bijak