Penutupan Gawai Dayak Nasrani Santo Dismas Lanjak 2026 Berlangsung Meriah dan Kondusif
BATANG LUPAR – Penutupan kegiatan Gawai Dayak Nasrani Santo Dismas Lanjak Tahun 2026 berlangsung meriah, aman, dan kondusif pada Minggu (21/6/2026), bertempat di Halaman Gereja Santo Dismas Lanjak, Desa Sempandan, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.30 WIB hingga 14.00 WIB tersebut menjadi puncak dari rangkaian perayaan Gawai Dayak Nasrani yang telah dilaksanakan sejak 19 Juni 2026. Acara ini dihadiri oleh Bupati Kapuas Hulu, Camat Batang Lupar, Kapolsek Batang Lupar yang diwakili oleh Kanit Binmas, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh adat, perwakilan PT ESR, serta para kepala desa se-Kecamatan Batang Lupar.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan makan siang bersama, sambutan dari Bupati Kapuas Hulu, pentas seni budaya, hingga penutupan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pelaksanaan Gawai Dayak Nasrani yang rutin digelar setiap tahun di Kecamatan Batang Lupar. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian penting dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Dayak yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Pemerintah Daerah Kapuas Hulu mendukung penuh kegiatan Gawai Dayak Nasrani Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kecamatan Batang Lupar. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam melestarikan budaya, khususnya budaya Dayak yang menjadi bagian dari kekayaan adat dan tradisi di Kabupaten Kapuas Hulu,” ujarnya.
Gawai Dayak Nasrani di Kecamatan Batang Lupar sendiri merupakan agenda rutin tahunan dan pada tahun 2026 ini menjadi pelaksanaan yang ke-16. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kehadiran unsur pengamanan dari aparat setempat turut memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta semangat persaudaraan masyarakat Batang Lupar terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
0Comments
Komentarlah dengan bijak