ANTISIPASI DAMPAK LINGKUNGAN PERSONEL POLSEK SILAT HULU LAKSANAKAN MONITORING DEBIT AIR SUNGAI SILAT
Personel Polsek Silat Hulu melaksanakan kegiatan pemantauan rutin terhadap kondisi debit air Sungai Silat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam maupun gangguan lingkungan lainnya. Kegiatan ini dilakukan secara intensif mengingat cuaca yang tidak menentu dan pentingnya menjaga ekosistem perairan di wilayah tersebut. Monitoring ini dilaksanakan di tepian sungai wilayah Desa Nanga Dangkan, Kecamatan Silat Hulu pada Kamis, 2 April 2026.
Petugas di lapangan memantau secara langsung ketinggian air serta pergerakan arus sungai yang menjadi urat nadi kehidupan bagi sebagian besar warga di Silat Hulu. Selain memantau fisik air, personel juga memperhatikan kondisi bantaran sungai untuk memastikan tidak ada aktivitas ilegal atau penumpukan sampah yang dapat menyumbat aliran. Hal ini penting dilakukan guna mencegah terjadinya banjir kiriman yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
Dalam patroli tersebut, anggota kepolisian juga berinteraksi dengan warga yang tinggal di pinggiran sungai atau yang berprofesi sebagai nelayan tradisional. Petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kesadaran kolektif dari masyarakat sangat diperlukan agar kelestarian lingkungan sungai tetap terjaga hingga generasi mendatang.
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian menyampaikan bahwa pemantauan sumber daya alam dan potensi bencana adalah tugas pre-emtif kepolisian. Dengan melakukan monitoring sejak dini, data lapangan dapat segera dilaporkan ke satuan atas untuk diambil langkah-langkah mitigasi jika diperlukan. Sinergi dengan instansi terkait juga terus diperkuat dalam menghadapi tantangan iklim saat ini.
Kapolsek AKP Jaspian menambahkan bahwa wilayah Silat Hulu memiliki karakter geografi yang sangat bergantung pada kondisi perairan, sehingga pengawasan secara berkala menjadi agenda wajib bagi jajarannya. Setiap personel Bhabinkamtibmas juga diinstruksikan untuk selalu melaporkan kondisi air di desa binaan masing-masing secara real-time. Kepekaan terhadap gejala alam adalah kunci dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Hingga saat ini, kondisi debit air terpantau dalam batas normal, namun petugas tetap meminta warga untuk selalu waspada, terutama saat curah hujan tinggi di daerah hulu. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika melihat adanya tanda-tanda kenaikan air yang drastis agar evakuasi dini dapat dipersiapkan. Langkah preventif ini dinilai sangat efektif dalam mengurangi risiko kerugian materiil maupun jiwa.
Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas keamanan lingkungan di seluruh wilayah hukumnya. Patroli lingkungan ini akan tetap menjadi prioritas disamping tugas kepolisian lainnya sebagai bentuk tanggung jawab sosial Polri terhadap pelestarian alam. "Monitoring ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan upaya kita bersama untuk menjaga keselamatan dan kelestarian wilayah Silat Hulu," tegasnya.
0Comments
Komentarlah dengan bijak