MONITORING DEBIT AIR SUNGAI, POLSEK SILAT HULU INGATKAN WARGA WASPADA BENCANA BANJIR
Menyikapi kondisi cuaca yang tidak menentu, Polsek Silat Hulu melakukan pemantauan intensif terhadap ketinggian debit air sungai di wilayah hukumnya untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi. Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna melindungi warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai, Selasa 17 Maret 2026.
Petugas tampak berdiri di tepi sungai untuk mengamati laju arus dan kenaikan permukaan air yang terlihat cukup keruh. Langkah ini krusial mengingat topografi wilayah Silat Hulu yang sangat bergantung pada kondisi aliran sungai.
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian menyatakan bahwa monitoring ini adalah bentuk kesiapsiagaan Polri dalam penanggulangan bencana alam di wilayah Kapuas Hulu.
Kepada warga yang beraktivitas di sungai, petugas memberikan imbauan agar selalu berhati-hati, terutama bagi orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anak mereka saat bermain di sekitar tepian air yang dalam.
Selain memantau air, personel juga mengecek kondisi dermaga dan sarana transportasi air milik warga. Keamanan transportasi sungai menjadi perhatian karena merupakan urat nadi mobilitas masyarakat setempat.
Koordinasi dengan pihak desa juga dilakukan agar sistem peringatan dini dapat berjalan efektif jika sewaktu-waktu air meluap ke pemukiman. Sinergitas antar instansi menjadi kunci utama dalam manajemen krisis bencana.
Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel yang siap digerakkan kapan saja jika terjadi situasi darurat. Masyarakat diminta tetap tenang namun selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem.
0Comments
Komentarlah dengan bijak