ANTISIPASI POTENSI BENCANA ALAM, POLSEK SILAT HULU MONITORING DEBIT AIR SUNGAI DI WILAYAH HULU
Guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir akibat curah hujan yang tidak menentu, Polsek Silat Hulu melakukan pengecekan langsung terhadap debit air sungai di bantaran wilayah Desa Nanga Dangkan I. Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan dini terhadap potensi gangguan alam. Sabtu, 21 Maret 2026.
Petugas memantau ketinggian air sungai secara berkala untuk melihat apakah ada kenaikan yang signifikan. Hal ini penting mengingat pemukiman warga di wilayah tersebut berada cukup dekat dengan aliran sungai.
Selain melakukan pemantauan visual, petugas juga berkomunikasi dengan warga sekitar sungai agar tetap waspada jika cuaca buruk kembali melanda. Kewaspadaan dini diharapkan dapat meminimalisir kerugian materiil maupun korban jiwa.
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian menyampaikan bahwa monitoring debit air adalah protap wajib saat memasuki musim penghujan. Seluruh personil diinstruksikan untuk siaga jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
Masyarakat diminta untuk segera melapor kepada pihak berwajib atau aparat desa apabila melihat tanda-tanda air mulai meluap ke pemukiman. Kecepatan informasi sangat menentukan proses evakuasi yang tepat sasaran.
Selain banjir, petugas juga memantau kondisi tanah di sekitar tebing sungai untuk mengantisipasi adanya longsor. Upaya mitigasi ini dilakukan secara menyeluruh di titik-titik rawan yang telah dipetakan sebelumnya.
Kapolsek AKP Jaspian memberikan penegasan terkait kegiatan ini sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam aspek kemanusiaan. "Keselamatan warga adalah hukum tertinggi. Kami pastikan personil Polsek Silat Hulu selalu siap sedia membantu warga dalam situasi bencana apa pun," pungkasnya.
0Comments
Komentarlah dengan bijak