Polres Kapuas Hulu Lakukan Pengecekan Stok LPG 3 Kg di Kecamatan Seberuang, Pastikan Distribusi Aman
Seberuang, Kapuas Hulu – Jajaran Polres Kapuas Hulu melaksanakan pengecekan dan koordinasi terkait ketersediaan Gas LPG subsidi 3 Kg di wilayah Kecamatan Seberuang pada Jumat (5/12/2025). Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dengan melakukan koordinasi bersama pengelola Agen LPG PT. Cahaya Jongkong Jaya dan dilanjutkan pengecekan ke sejumlah pangkalan.
Dalam koordinasi tersebut, pengelola agen, Sdri. Yosefin, menyampaikan bahwa stok LPG 3 Kg di tingkat agen sedang kosong. Namun pihaknya telah melakukan pengambilan tabung dari Kota Sintang dan siap mendistribusikan ulang ke seluruh pangkalan secara bergiliran. Agen ini mendapat kuota 9.520 tabung per bulan, dengan pola pengambilan sebanyak 7 kali per bulan, dan menjual LPG subsidi kepada pangkalan seharga Rp21.000 per tabung. Agen hanya menyediakan LPG subsidi dan tidak menjual LPG nonsubsidi.
Pengecekan juga dilakukan ke beberapa pangkalan LPG di Kecamatan Seberuang, di antaranya:
BTM Mart Desa Sejiram, menjual dengan harga Rp25.000 per tabung, kuota 600 tabung per bulan, saat ini stok kosong.
Pangkalan Ririn Y Desa Tajau Mada, menjual Rp26.000 per tabung, kuota 350 tabung, stok kosong.
Pangkalan Yogi Desa Jerenjang, menjual Rp32.000 per tabung, kuota 560 tabung, stok kosong.
Berkat Mandiri Jaya Desa Pala Kota, menjual Rp30.000 per tabung, kuota 500 tabung, stok kosong.
Putri Tunggal Desa Pala Kota, menjual Rp28.000 per tabung, kuota 800 tabung serta melayani LPG nonsubsidi, namun stok seluruh jenis LPG juga telah habis.
Petugas turut memberikan imbauan kepada agen dan seluruh pangkalan agar segera menyalurkan LPG begitu stok tersedia, serta menghindari praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan di masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, agen PT. Cahaya Jongkong Jaya juga menginformasikan bahwa pada hari yang sama telah masuk stok sekitar 1.680 tabung LPG 3 Kg dan langsung didistribusikan kepada pangkalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
0Comments
Komentarlah dengan bijak