TIM GABUNGAN TNI-POLRI DAN PERUSAHAAN TERUS LAKUKAN PEMADAMAN KARHUTLA DI DESA BAJAU ANDAI
Kapuas Hulu – Upaya penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan oleh personel gabungan TNI-Polri bersama pihak perusahaan di wilayah Desa Bajau Andai, Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan penanganan tersebut dilakukan menyusul adanya kebakaran lahan dengan luas sekitar 0,6 hektare yang merupakan bekas kebun lada dan diduga akan digunakan untuk kegiatan berladang.
Personel Polsek Empanang, Koramil 1206-07 Empanang, Batalyon 644/Walet Sakti, serta karyawan BSME PT. SKM Estate bersama-sama melakukan pengecekan, pemetaan, dan pemadaman terhadap titik api yang masih menyala dan kembali merambat ke sejumlah bagian lahan.
Sekitar pukul 09.30 WIB, personel Polsek Empanang terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap lokasi titik api menggunakan aplikasi pemantauan kebakaran. Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIB, personel Polsek Empanang bersama Batalyon 644/Walet Sakti melakukan pemetaan lokasi menggunakan drone untuk mengetahui kondisi dan sebaran titik api.
Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa titik api berada di lokasi yang sebelumnya telah dilakukan penanganan, namun kembali menyala dan merambat ke bagian lain, termasuk ke arah kawasan hutan.
Personel gabungan kemudian menuju lokasi dan bergabung dengan karyawan BSME PT. SKM Estate. Setibanya di lokasi, seluruh tim langsung menyiapkan peralatan pemadaman dan membagi personel menjadi dua kelompok untuk menjangkau sejumlah titik api yang tersebar.
Pembagian tim tersebut dilakukan karena api telah merambat ke beberapa bagian lokasi. Dengan upaya bersama, titik api yang sebelumnya sulit dijangkau karena telah masuk lebih dalam ke kawasan hutan akhirnya dapat diakses oleh petugas untuk dilakukan pemadaman.
Dalam pelaksanaan pemadaman, petugas menggunakan berbagai peralatan, di antaranya mesin Robin, selang pemadam, kendaraan tangki berkapasitas 15.000 liter, drone, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Hingga sekitar pukul 18.20 WIB, masih terdapat api yang belum dapat dipadamkan sepenuhnya. Kondisi tersebut disebabkan api telah merambat lebih jauh ke dalam kawasan hutan serta kondisi hari yang mulai gelap dan minim penerangan di lokasi.
Kegiatan pengecekan dan penanganan berakhir sekitar pukul 18.50 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar dan kondusif.
Pemadaman akan kembali dilanjutkan oleh petugas gabungan pada hari berikutnya guna memastikan seluruh titik api dapat dikendalikan dan mencegah api kembali merambat, khususnya ke arah areal perkebunan perusahaan BSME PT. SKM Estate.
Polsek Empanang juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lokasi serta berkoordinasi dengan unsur TNI, pihak perusahaan dan masyarakat dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas dan kepedulian bersama dalam penanganan Karhutla, sekaligus sebagai langkah untuk melindungi lingkungan, masyarakat, serta areal perkebunan dari ancaman meluasnya kebakaran.
0Comments
Komentarlah dengan bijak